Koordinasi Program Strategis Kementan dan Pendampingan Perbenihan Pala di Kabupaten Kaimana
Kaimana 8-9 September 2026, Kepala BRMP Papua Barat dan tim pendampingan program strategis Kementerian Pertanian Kabupaten Kaimana melakukan kunjungan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana. Tim diterima Kepala Dinas diruang kerjanya. Kunjungan ini dalam rangka koordinasi program strategis kementerian pertanian dan pendampingan perbenihan pala.
Kepala BRMP Papua Barat Dr. Abdul Syukur Syarif, SP, M.Si menyampaikan sisa waktu efektif kerja yang sisa 3 bulan (September- November) untuk mencapai keberhasilan program strategis kementerian pertanian membutuhkan kolaborasi dan kerjasama berbagai pihak demi pencapaian tujuan sesuai target waktu maupun output yang ditetapkan.
Dinas Kabupaten Kaimana dan penyuluh Kementan Kabupaten Kaimana sebagai mitra dan perpanjangan tangan Kementerian Pertanian didaerah diharap berperan untuk mendorong bahkan mengeksekusi program program pemerintah. Peta kegiatan ebanper ditahun 2026 ini Kabupaten Kaimana terdiri dari Perluasan tanaman pala 500 ha, pemeliharaan kebun induk pala tahun ke 6 dan bantuan irigasi perpompaan. Sedangkan untuk cetak sawah tahun 2026 belum dilaksanakan karena belum dilakukan SID. Oleh karenanya perlu dilakukan percepatan terkait data maupun dokumen yang dibutuhkan untuk merealisasikan bantuan hingga dapat sampai ke penerima bantuan.
Pada kesempatan itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, S.TP, M.Si menyampaikan keseriusannya untuk mendorong dan memberikan pelayanan terbaik untuk suksesnya program Kementerian Pertanian di Kabupaten Kaimana. Kadis, menyampaikan tantangan yang dihadapi dilapangan cukup beragam, dimana kondisi geografis Kabupaten Kaimana dalam menghubungi satu distrik dengan distrik lain dari 7 distrik lebih banyak melalui jalur laut menggunakan perahu motor dan apabila diwaktu angin kencang sangat sulit untuk dilakukan, disamping itu distrik distrik yang belum terhubung dengan jaringan telekomunikasi sangat sulit dalam melakukan komunikasi dan koordinasi. Namun Kadis tetap optimis, dengan sumberdaya yang ada, tekad yang kuat dan komitmen untuk sama sama bekerja dan bekerja sama sama, apa yang menjadi target, dapat tercapai.
Komitmen Bersama antara BRMP Papua Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Penyuluh, dan steacholder lainnya diharapkan menjadi energi untuk menuntaskan target yang telah ditetapkan. Petani sebagai sasaran penerima bantuan diharapkan berperan aktif dalam penyediaan dokumen yang menjadi syarat dalam penerimaan bantuan kemudian proses penanaman, pemeliharaan hingga produksi.
Ditempat terpisah dilakukan koordinasi percepatan usulan ebanper perluasan areal tanam pala bersama ketua tim kerja penyuluh kementerian kabupaten Kaimana beserta para penyuluh. Kepala BRMP mendorong para penyuluh agar mengawal progres calon petani calon lahan/CPCL dan dokumen yang perludi persiapkan untuk nantinya diupload pada aplikasi ebanper disisa waktu efektif ini agar target yang direncanakan dapat tercapai.
Kunjungan lapang dilakukan pada 2 tempat pesemaian penyedia benih pala yang ada di Kabupaten Kaimana. Berdasarkan pantauan dilapangan tersedia sekitar 315.000 batang benih pala berumur 4-8 bulan. Sedangkan pantauan di kebun induk pala yang sedang dalam tahap pemeliharaan tahun ke 6, tanaman pala mengalami kekeringan hampir sekitar 40-50% dari total tanaman yang ditanam diareal